Diskusi Kesiapan Pendidikan Kita Menuju Indonesia Emas 2045 & Kondisi Pembelajaran Di Masa Pandemi

Di Masa Pandemi seperti ini tidak membatasi kondisi akademisi untuk senantiasa berdiskusi dan mempersiapkan konteks pembelajaran di masa yang akan datang. Pada channel Youtube Seputar Bonus Demografi, Nadya selaku host dari channel Youtube membuka diskusi ini dengan pemaparan informasi yang sangat baik. Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc. selaku Rektor Universitas Al Azhar Indonesia dan Dewan Pembina Yayasan Bakti Bangsa hadir sebagai narasumber pada Diskusi Kesiapan Pendidikan Kita Menuju Indonesia Emas 2045 & Kondisi Pembelajaran Di Masa Pandemi. Pada awal diskusinya, Rektor UAI menyampaikan bahwa Yayasan Bakti Bangsa dibentuk sebagai wadah untuk membantu generasi muda dalam belajar serta mencari ilmu sedalam mungkin. YBB juga mengharapkan agar Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografi ini sebagai suatu acuan dalam dorongan produktivitas dan kemajuan bangsa.

Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc. juga menambahkan bahwa Bangsa Indonesia akan menjadi salah satu bangsa terbesar di masa depan jika pengembangan kualitas SDM Indonesia benar-benar serius dilakukan. Maka, salah satu langkah terberat Indonesia yang kini harus dilakukan adalah menstabilkan kondisi ekonomi agar Indonesia Emas 2045 bisa benar-benar diwujudkan di masa yang akan datang.

Untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang besar pada tahun 2045, tentu dibutuhkan beberapa tindakan nyata yang diambil seperti pengembangan sumber daya manusia, perubahan infrastruktur, dan kekuatan ekonomi yang tepat dan jelas. Di antara tindakan nyata tersebut, pengembangan sumber daya manusia menjadi hal yang cukup utama. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk produktif Indonesia akan jauh lebih besar daripada penduduk non-produktif pada tahun 2045 nanti.

Terakhir, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc. menjelaskan bahwa generasi muda yang berkualitas adalah generasi yang memiliki value yang baik yaitu nilai karakter sebagai seorang bangsa Indonesia, dan kompetensi di bidang-bidang yang relevan dengan ekonomi nasional. Diskusi pun ditutup dengan konklusi dari Nadya selaku host dari channel Youtube Seputar Bonus Demografi, semoga diskusi ini dapat bermanfaat bagi generasi muda dan milenials kedepannya.