KISAH INSPIRATIF ALUMNI TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS AL AZHAR INDONESIA AAN SUSANTO, S.T

KISAH INSPIRATIF ALUMNI

TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS AL AZHAR INDONESIA

AAN SUSANTO, S.T

 

Assalamu’alaikum wr wb

 

Universitas Al Azhar Indonesia merupakan universitas yang setiap tahunnya meluluskan sarjana S1 yang berkualitas, dan mampu bersaing di dunia kerja. Khususnya jurusan Teknik Elektro Universitas Al Azhar Indonesia, yang telah mampu melahirkan sarjana teknik yang unggul. Lulus dan menjadi seorang sarjana teknik bukanlah hal yang mudah, banyak perjuangan dan pengorbanan yang dilalui selama masa perkuliahan. Setiap mahasiswa teknik elektro mempunyai kisah perjuangannya masing masing. Salah satu kisah perjuangan kuliah yang sangat menginspiratif datang dari salah satu alumni teknik elektro angatan tahun 2002 yaitu Aan Susanto, S.T yang saat ini telah bekerja di perusahaan telekomunikasi besar dari China yaitu ZTE sebagai Project Manager.

Kesuksesan Aan Susanto saat ini tidak terlepas dari perjuangan yang berat dan pengorbanan yang sangat banyak selama menempuh pendidikan  di Universitas Al Azhar Indonesia. Aan Susanto terlahir bukan dari keluarga yang kaya raya, ibunya adalah seorang pedagang sayur dan sang ayah adalah supir angkot. Ia bisa berkuliah di UAI karena mendapat Beasiswa Koorporat selama masa kuliah dengan syarat IP harus diatas 3 setiap semesternya. Pada tahun pertama berkuliah, ia sempat mencoba kembali tes masuk perguruan tinggi negeri, dan hasilnya ia diterima di Teknik Metelurgi Universitas Indonesia. Namun karena keterbatasan biaya, akhirnya ia memutuskan melepas UI dan tetap melanjutkan kuliah di Teknik Elektro UAI

Kekurangan perekonomian keluarganya tidak membuat Aan menjadi pribadi yang putus asa dan pasrah dengan keadaan. Karena keadaan seperti itu, membuat ia terus berjuang di teknik elektro ini. Ia terus berbakti kepada kedua orang tuanya, ia sangat menyayangi sang ibu. Seusai pulang kuliah ia menyempatkan membantu ibunya untuk berbelaja ke pasar, dan tak jarang ia narik angkot menggantikan sang ayahnya sebagai uang tambahan.

Aan Susanto dikenal sebagai pribadi yang sangat suka menolong teman-temannya, dengan kondisi kehidupannya yang terbilang masih kekurangan, tapi ia sangat suka menolong orang yang jauh lebih susah darinya. Orang tuanya telah mengajarkannya untuk selalu melihat kebawah dan menolong orang yang membutuhkannya selagi kita masih mampu. Sang ibu yang setiap pagi berjualan sayur didepan rumah, ketika sore hari dan ada sayur yang tidak laku terjual, tak jarang ibunya mebagi dua sayur tersebut, selain untuk makan keluarganya, setengah sayur sisa jualan tersebut ia berikan kepada tetangga yang membutuhkan disekitar rumahnya.

Aan juga sempat menolong salah seorang temannya untuk membolehkan tinggal dirumahnya bersama keluarganya dalam waktu yang cukup lama. Kebaikan kebaikan ia dan orang tuanya Allah telah balas dengan kesuksesan yang ia raih setelah lulus menjadi sarjana. Saat ini ia telah nemempati posisi yang sanagt penting di perusahaan telekomunikasi besar yaitu ZTE. Sekarang ia tiggal di Surabaya bersama anak dan istrinya dan bekerja di ZTE Surabaya. Tak hanya bekerja sebagai project manager di ZTE, saat ini ia berhasil mendirikan prusahaan sendiri yang masih berikatan dengan ZTE yang ia beri nama PT. Nahendra Putra.

  1. Nahendra Putra sendiri adalah perusahaan yang ia bangun dari 0 hingga sabesar sekarang, tempatnya bekerja dan perusahaanya tersebut telah mempu mengangkat drajat keluarga kecilnya serta kedua orang tuanya menjadi jauh lebih baik.

Meraih kesuksesan seperti saat ini tak membuat ia menjadi sombong dan meninggal kebiasaanya dulu untuk menolong orang. Ia dengan senang hati mengajak junior  lainnya yang masih berkuliah  untuk magang di perusahaanya atau di ZTE Surabaya. Di Surabaya ia tak segan menawarkan diri untuk membantu membayarkan kontrakan rumah atau memberikan uang makan selama di Surabaya.

Hal yang selalu ia tanamkan kepada juniornya bahwa ia tidak mau sukses sendirian, ia mau juniornya yang lain juga mengikuti jejaknya, dengan mendirikan perusahaan. Dengan mendirikan perusahaan kita dapat menolong orang banyak dengan membuka lapangan pekerjaan. Ilmu yang ia punya semuanya ia ajarkan ke junior yang ingin belajar dengannya. Diajarkan bagaimana mencari peluang bisnis dan mendaptkan bisnis.

Betapa mulianya niat Aan Susanto untuk mengajak semua orang meraih kesuksesan bersama. Semoga kisah inspiratif sukses Aan Susanto salah satu alumni Teknik Elektro UAI  ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk semua yang membaca artikel ini. Menjadi penyemangat dan pejalaran agar percaya bahwa Allah selalu menolong hambanya yang mau bersabar dan terus berusaha.

Semoga Aan Susanto mendapatkan rezeki yang terus bertambah karena kebaikan-kebaikan yang telah ia tebarkan. Dan semoga semua alumni Teknik Elektro UAI lainnya terus diberikan kesehatan dan dibukakann pintu rezeki yang luas oleh Allah agar dapat terus membantu junior lainnya. Agar silaturahmi antar mahasiswa dan alumni terus terjalin dengan erat selamanya. Aamiin

Mohon maaf yang sebesar-besarnya  apabila ada kata kata yang salah dan perkataan yang tidak benar. Dan terimaksih karena sudah membaca artikel ini.

 

Wassalamualaikum wr wb