Kisah Dessy Indah Savitri, Sang Entrepreneur Muda dari Teknik Elektro

   KISAH ENTREPRENEUR MUDA

DESSY INDAH SAVITRI : “KULIAH SAMBIL JUALAN? SIAPA TAKUT?!”

 

      Tulisan kali ini akan bercerita tentang kisah inspiratif dari salah satu mahasiswi Teknik Elektro angkatan 2014 yang bernama Dessy Indah Savitri. Dessy begitu disapanya merupakan mahasiswi yang mendapatkan Beasiswa Korporat, sebuah beasiswa yang diberikan oleh Universitas Al Azhar Indonesia kepada mahasiswa dan mahasiswinya yang mampu dalam hal akademik namun kurang beruntung dalam hal ekonomi. Hal ini membuat Dessy harus berjuang lebih dibandingkan dengan yang lain dalam hal pencapaian indeks prestasi karena sebagai mahasiswi penerima beasiswa harus mempertahankan indeks prestasi tiap semesternya sesuai ketentuan yang diberikan oleh universitas. Selain itu, tuntutan akan biaya transportasi dan biaya hidup selama masa perkuliahan yang dinilai terlalu besar membuat Dessy berinisiatif untuk membantu perekonomian keluarga dengan cara berjualan di kampus khususnya di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

        Setiap hari, Dessy yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Tangerang ini selalu berangkat kuliah dengan membawa berbagai macam makanan seperti Pastel, Kue Pie, makaroni untuk dijajakan di kampus. Perjalanan yang teramat sangat panjang dan melelahkan karena dapat mencapai 3 jam pun tidak menjadikannya patah semangat dan berhenti untuk menjajakan dagangannya karena dia selalu memegang prinsip untuk bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

“saya sadar untuk menjadi orang sukses tidak dapat dilalui dengan cara yang praktis, usaha dan doa yang tiada henti adalah kunci utama untuk menjadikan sukses itu nyata. Salah satu usahanya adalah dengan berjualan ini. Selain dapat menambah kemampuan dan pengalaman saya dalam bidang kewirausahaan saya juga dapat membantu mama saya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari apalagi setelah bapak meninggal beberapa bulan lalu saya jadi memiliki tanggung jawab untuk membantu mama  mencari uang untuk keperluan sehari-hari dan lumayan loh hasilnya, minimal saya dapat memenuhi kebutuhan kuliah saya untuk uang jajan dan transportasi setiap harinya yang mencapai lebih dari lima puluh ribu rupiah perharinya”. Begitulah kira-kira sepenggal cerita dari Dessy.

       Saat ini Dessy masih berfokus pada produk andalannya yaitu pastel isi makaroni wortel, kue pie aneka topping(blueberry, orange, cheese) dan makaroni renyah aneka rasa (balado, jagung bakar, jagung manis, barbeque). Keistimewaan dari produk yang dijual Dessy adalah ukurannya besar, nikmat, halal, sehat, dan pastinya jauh lebih murah dibanding produk sejenis yang dijual di wilayah kampus. Itulah mengapa produknya hampir selalu laku terjual. Meski begitu, Dessy masih merasa perlu adanya pembaruan dalam inovasi produk seperti menambahkan rasa baru dan membuat packaging produknya lebih menarik. Selain itu perlu juga membuat brand yang lebih eye catching dan mudah diingat, memasarkan melalui media sosial dan menyediakan pemesanan serta delivery order atau bahkan mengadakan sistem reseller.

“sepertinya untuk kedepannya saya akan mulai mengembangkan bisnis ini secara serius bahkan merancangnya secara matang agar semakin laku, maju, dan terkenal di seluruh wilayah Universitas Al Azhar. Dan syukur-syukur kalau bisnis saya bisa berkembang lebih luas lagi di skala nasional bahkan Internasional. Kan nanti kalau bisnis ini sukses dan berkembang pesat saya jadi bisa membuka lapangan pekerjaan untuk banyak orang.Aamiin” ucap Dessy dengan wajah penuh harap dan senyuman yang selalu terlihat di wajahnya.

      Terlepas dari itu semua, namanya bisnis pasti akan selalu menemui kendala, begitupun pada bisnis yang dijalankan Dessy ini, mulai dari terbatasnya makanan yang dapat dibawa karena Dessy sendiri harus berangkat ke kampus menggunakan sarana transportasi umum seperti angkot, kereta commuterline, transjakarta, dan tak jarang juga menggunakan ojek online dalam sekali perjalanannya jadi tidak memungkinkan untuk membawa barang yang terlalu banyak. Selain itu, kendala lainnya berasal dari kompetitor di sekitar kampus yang menajajakan makanan yang lebih menarik dan lebih inovatif sehingga terkadang konsumen Dessy tidak membeli jajanan Dessy karena sudah membeli jajanan di tempat lain. Namun semua kendala itu memang harus diatasi dengan terus memberikan inovasi pada produk, bekerja keras tanpa lelah, serta terus berdoa.

“Kuncinya adalah terus berusaha dan berdoa tanpa lelah, maka Insya Allah hasil yang terbaik akan Allah berikan kepada kita. Satu lagi, jangan takut untuk berlelah-lelah selama kuliah dengan terus belajar,ikuti kegiatan positif, dan jangan malu untuk berjualan sembari kuliah karena percaya saja semua itu akan membuat diri kita kaya akan pengalaman, melatih softskill kita, serta jika disertai dengan kesabaran dan doa Insya Allah akan membawa kita menuju kesuksesan. Daaan yang terakhir, kalo ada orang yang nanya emang bisa kuliah sambil jualan? jawab aja kuliah sambil jualan? siapa takut?!” begitulah kata-kata penutup dari Dessy pada sesi perbincangan beberapa waktu lalu.

       Begitulah kisah Dessy, Sang Entrepreneur Muda dari Teknik Elektro ini, semoga kisahnya dapat menginspirasi kalian seluruh mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia untuk terus berusaha dan berdoa serta jangan pernah malu dan malas untuk berjualan sembari kuliah karena seperti yang dikatakan oleh Dessy bahwa semua itu akan membuat diri kalian kaya akan pengalaman, melatih softskill, serta akan membawa kita pada kesuksesan jika kita menjalaninya dengan penuh kesabaran dan doa. Akhir kata, Semangat belajar, Semangat berwirausaha,  Semangat berinovasi, dan Semangat untuk meraih Kesuksesan di masa depan yaa!

Makaroni Jagung Manis dan Jagung Bakar

Pie Susu Keju rasa original, blueberry, dan jeruk

bagi kalian yang berminat untuk memesan pastel, kue pie, dan makaroni Dessy dapat menghubungi Dessy langsung di kontak ini:

WA : 085817458805

Line : dessyindahsavitri