Ide Nyeleneh Menjadi Sebuah Karya

Para mahasiswa Universitas  Al Azhar yang mengikuti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dan berhasil didanai pada tahun 2017 , salah satunya yakni dari tim yang diketuai oleh Roqi Dinak (Teknik Elektro 2014) yang beranggota Diar martin (Teknik Elektro 2014), Allen nurul (Bioteknologi 2015) dan Farrah carolina (Bioteknologi 2015). Pada tahun ini berhasil didanai oleh Dikti dari 17 proposal PKM yang dikirim.

Pada Monev (Monitoring dan Evaluasi) yang kali ini diadakan di Universitas Negeri Jakarta, mahasiswa diuji untuk dapat menyelesaikan projek yang telah disusun melalui proposal PKM-KC yang sudah lolos, ide yang diajukan oleh Roqi Dinak ini berjudul “PEMBUATAN PROTOTIPE LASERPUNKTUR STIMULAN MASA ESTRUS KUCING ANGGORA (ASING)”.

“Awalnya ide judul ini sempat mendapat cibiran dan jadi bahan bercanda dari teman-teman karena dianggap nyeleneh tapi kelompok kami yakin bahwa sebuah ide ini dapat menjadi sebuah karya kreatif dan meyakinkan” tutur roqi.  

Ide pembuatan ASING ini terbilang cukup rumit  dan memerlukan teknologi yang cukup tinggi karena harus memperhitungkan panjang gelombang untuk sebuah laserpunthur dan juga harus mencari titik-titik punthur pada kucing anggora. Namun ASING ini juga dinilai dapat diperhitungkan karena unggul dari berbagai aspek, mulai dari pentingnya bagi peternak kucing anggora, maupun pengaplikasian yang sangat mudah. Melihat pecinta kucing anggora yang terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini  yang membuat Roqi dan tim tergerak untuk memecahkan masalah ini.

Prinsip kerja ASING ini sebenarnya cukup sederhana. ASING sebagai laserpunthur dan juga sebagai pendeteksi masa estrus pada kucing anggora. Laserpunthur digunakan untuk terapi mempercepat masa estrus pada kucing anggora, dan probe pendeteksi suhu dan resistif dengan memanfaatkan cairan mokusa pada mulut vagina kucing saat estrus. ASING ini akan mengeluarkan informasi jika kucing mengalami masa estrus.